Ini perlu kamu lakukan. Sebab, kayaknya nggak ada deh orang yang suka ditegur di depan umum. Akan muncul gharizah al-Baqa (naluri mempertahankan dirinya) tuh. Kayak orang ditampar mukanya di depan banyak orang, sakit fisik mungkin bisa ditahan, tapi sakit hati karena malu, bisa tertanam lama di gati dia.
Supaya nggak muncul kesan bahwa kamu nggak menginterogasi dia, lakukan dengan rileks saja. Bila perlu ajak dia kesuatu tempat, yang menyenangkan. Bisa di tempat kost-nya, bisa di rumahnya, bisa juga di taman. Pokoknya di mana aja yang bisa membuat dia sanang dan rileks. Terus, kita sampaikan pertanyaan-pertanyaan tentang masalah yang sedang dihadapinya, dan yakinkkan dia bahwa kamu bisa menjadi penolongnya.
Meski kamu nepsong setengah hidup, pastikan kamu gunakan bahasa lisan maupun tujisan yang baik. Nggak menghujat dan melecehkan. Tegaskan bahwa ini sebagai bentuk kepedulian kamu kepadanya.
- Meminta Bantuan Pihak Ketiga
Dalam kondisi darurat, di mana kamu nggak bisa menegur teman kamu karena berbagai hal, cobalah minta bantuan pihak ketiga. Utamanya orang yang dihormati oleh teman kamu, bisa guru, atau mungkin kakak kelas, atau kakak pembina pengajian, atau bahkan ortu kamu dan ortu teman kamu itu.
.:. JanGan taKut Lagi Untuk Menegur teMan-mu...key??? smoGa sukses...
0 komentar:
Posting Komentar